Beranda / Haba Porang / Hasil Penjualan Porang Antar Anggota KTP-Bumi Pajo Menuju Tanah Suci, Bukti Komoditas Baru Penopang Ibadah Umrah

Hasil Penjualan Porang Antar Anggota KTP-Bumi Pajo Menuju Tanah Suci, Bukti Komoditas Baru Penopang Ibadah Umrah

“Selama ini banyak yang beranggapan biaya umrah hanya bisa dikumpulkan dari hasil panen jagung. Kenyataannya, hasil penjualan porang juga mampu membantu mewujudkan impian tersebut. Kalau populasi tanaman diperbanyak dan dikelola dengan baik, hasilnya tentu akan jauh lebih besar. Insya Allah bukan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga bisa menjadi jalan menuju Baitullah,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Porang Bumi Pajo menilai kisah H. Ridwan menjadi gambaran nyata bahwa porang memiliki manfaat yang jauh melampaui nilai jual hasil panen. Tanaman tersebut kini telah berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi masyarakat Desa Bumi Pajo tanpa harus mengganggu aktivitas budidaya jagung yang selama ini menjadi komoditas utama petani.

“Kami ingin menunjukkan bahwa porang bukan sekadar tanaman tambahan. Nilai ekonominya terus dirasakan oleh anggota kelompok. Bahkan hari ini kita menyaksikan sendiri bahwa hasil penjualannya dapat membantu membiayai ibadah umrah. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota agar semakin serius memperluas budidaya porang,” ujar pengurus KTP-Bumi Pajo.

Sejak mulai dikembangkan beberapa tahun terakhir, budidaya porang di bawah naungan KTP-Bumi Pajo terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Sistem tanam yang tidak berbenturan dengan musim tanam jagung membuat porang menjadi pilihan usaha tani yang saling melengkapi. Selain itu, penerapan sistem penjualan bersama juga memberikan kepastian harga dan memperkuat posisi tawar petani di hadapan pembeli.

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *