Selain bertujuan memperoleh harga terbaik, kegiatan penimbangan bersama juga menjadi bentuk transparansi dalam tata kelola kelompok. Setiap karung porang yang dibawa anggota akan ditimbang secara terbuka menggunakan timbangan yang telah disiapkan. Hasil penimbangan dicatat secara rinci dan dapat disaksikan langsung oleh seluruh anggota sehingga tidak menimbulkan keraguan mengenai berat maupun jumlah hasil panen yang akan dipasarkan. Sistem administrasi seperti ini menjadi salah satu kekuatan KTP Bumi Pajo dalam menjaga kepercayaan antaranggota.
Bagi anggota kelompok, kegiatan penimbangan bukan sekadar menghitung hasil panen, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi. Para petani memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar pengalaman mengenai teknik budidaya, pengendalian hama, pemeliharaan tanaman, hingga strategi memperluas areal tanam porang pada musim berikutnya. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah terbangun sejak awal berdirinya kelompok menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha tani porang secara berkelanjutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, tanaman porang semakin diminati masyarakat Desa Bumi Pajo karena dinilai mampu memberikan nilai ekonomi yang menjanjikan. Budidaya porang juga tidak mengganggu pola tanam utama masyarakat yang mayoritas merupakan petani jagung. Penanaman porang dapat dilakukan sebelum musim panen jagung, sedangkan proses panen porang berlangsung setelah aktivitas panen jagung selesai. Pola ini membuat kedua komoditas dapat berjalan berdampingan dan saling melengkapi sebagai sumber pendapatan keluarga petani tanpa mengurangi produktivitas lahan.
Melalui pelaksanaan penimbangan dan sistem jual bersama pada musim panen tahun ini, KTP Bumi Pajo berharap semakin banyak petani yang bergabung dan menerapkan pola pemasaran kolektif. Kelompok optimistis bahwa dengan kebersamaan, transparansi, serta manajemen pemasaran yang baik, petani porang mampu memperoleh harga yang lebih layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ke depan, KTP Bumi Pajo juga berkomitmen terus memperkuat kelembagaan kelompok, memperluas jaringan pemasaran, serta menjadikan Desa Bumi Pajo sebagai salah satu sentra produksi porang unggulan di Kabupaten Bima bahkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.











