Beranda / Haba Porang / Musim Tanam Porang 2026/2027 Terancam, Kelangkaan Bibit Cabutan Berpotensi Picu Persaingan Antarpetani

Musim Tanam Porang 2026/2027 Terancam, Kelangkaan Bibit Cabutan Berpotensi Picu Persaingan Antarpetani

“Kalau kita terus mengandalkan bibit cabutan, suatu saat pasti akan terjadi kekurangan. Bahkan bukan tidak mungkin muncul saling berebut atau saling cabut bibit. Karena itu, setiap petani harus mulai menyiapkan kebun pembibitan sendiri agar kebutuhan tanam dapat dipenuhi tanpa mengganggu lahan milik petani lain,” tegasnya.

KTP-Bumi Pajo juga mengajak seluruh anggotanya untuk menjaga etika dalam budidaya porang dengan tidak mengambil bibit dari lahan orang lain tanpa persetujuan pemiliknya. Selain menjaga hubungan baik antarpetani, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun budidaya porang yang profesional, berkelanjutan, dan saling menguntungkan bagi seluruh anggota kelompok.

Dengan semakin meningkatnya nilai jual porang dan luas areal tanam yang terus berkembang, sistem perbibitan menjadi faktor penting yang akan menentukan keberhasilan musim tanam 2026/2027. Apabila petani mampu memproduksi bibit secara mandiri dan menghormati batas-batas wilayah kemitraan yang telah disepakati, perkembangan porang di Bumi Pajo diyakini akan tetap tumbuh secara sehat, produktif, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *