Beranda / Artikel / Porang Jadi Primadona Baru Masyarakat Desa Bumi Pajo, Investasi Pertanian Masa Depan yang Menjanjikan

Porang Jadi Primadona Baru Masyarakat Desa Bumi Pajo, Investasi Pertanian Masa Depan yang Menjanjikan

Porangbumipajo.com – Dalam beberapa tahun terakhir, tanaman porang mulai menjadi primadona baru di kalangan masyarakat Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Tanaman yang dahulu hanya tumbuh liar di bawah tegakan pepohonan ini kini berubah menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi yang mampu memberikan harapan baru bagi para petani. Tidak sedikit warga yang mulai mengalokasikan sebagian lahannya untuk budidaya porang sebagai sumber pendapatan jangka panjang.

Fenomena tersebut bukan tanpa alasan. Harga umbi porang yang relatif stabil, permintaan pasar yang terus meningkat, serta biaya perawatan yang jauh lebih rendah dibandingkan tanaman musiman menjadikan porang sebagai pilihan investasi pertanian yang menarik. Melalui Kelompok Tani Porang Bumi Pajo (KTP Bumi Pajo), semangat masyarakat untuk mengembangkan komoditas ini terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Salah satu keunggulan utama tanaman porang adalah kemampuannya beradaptasi pada berbagai kondisi lahan. Porang dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang gembur, kaya bahan organik, memiliki drainase yang baik, dan berada pada ketinggian sekitar 100 hingga 700 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini juga menyukai area dengan intensitas cahaya sekitar 40–60 persen sehingga sangat cocok ditanam di bawah tegakan pohon maupun di lahan perkebunan yang masih memiliki naungan alami.

Kondisi geografis Desa Bumi Pajo dinilai sangat mendukung pengembangan porang. Struktur tanah yang subur, curah hujan yang cukup, serta luasnya lahan perkebunan menjadikan wilayah ini memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi porang di Kabupaten Bima. Tidak mengherankan apabila semakin banyak petani mulai melirik tanaman ini sebagai investasi pertanian masa depan.

Halaman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *