Beranda / Artikel / Porang Jadi Primadona Baru Masyarakat Desa Bumi Pajo, Investasi Pertanian Masa Depan yang Menjanjikan

Porang Jadi Primadona Baru Masyarakat Desa Bumi Pajo, Investasi Pertanian Masa Depan yang Menjanjikan

Menariknya, budidaya porang sama sekali tidak mengganggu aktivitas utama petani yang selama ini mengandalkan jagung sebagai komoditas pokok. Proses penanaman porang justru dilakukan menjelang musim tanam jagung. Setelah jagung ditanam, porang akan mulai tumbuh memanfaatkan ruang yang tersedia tanpa harus mengubah pola usaha tani yang telah berlangsung selama ini. Dengan demikian, petani tetap dapat memperoleh hasil dari jagung sekaligus membangun investasi dari tanaman porang.

Keunggulan lainnya adalah bibit porang tidak harus dibeli setiap tahun seperti halnya benih jagung. Setelah tanaman menghasilkan, petani dapat memanfaatkan katak (bulbil), spora, maupun umbi sebagai sumber bibit untuk musim tanam berikutnya. Artinya, biaya produksi dapat ditekan secara signifikan karena petani mampu menghasilkan bibit secara mandiri. Inilah yang membuat usaha tani porang semakin efisien dan menguntungkan dalam jangka panjang.

Dari sisi perawatan, porang tergolong tanaman yang relatif mudah dibudidayakan. Setelah masa tanam, petani hanya perlu melakukan penyiangan gulma, pemupukan secukupnya, serta menjaga kelembapan lahan. Dibandingkan berbagai tanaman hortikultura yang membutuhkan perhatian setiap hari, porang jauh lebih hemat tenaga dan waktu sehingga sangat cocok dijadikan usaha sampingan tanpa mengganggu pekerjaan utama.

Manfaat porang juga sangat luas. Umbinya mengandung glukomanan yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri pangan, kosmetik, farmasi, hingga berbagai produk kesehatan. Tepung porang digunakan dalam pembuatan mi rendah kalori, beras analog, makanan diet, pengental makanan, hingga bahan baku industri ramah lingkungan. Besarnya kebutuhan industri inilah yang terus mendorong permintaan porang dari berbagai daerah di Indonesia maupun pasar ekspor.

Halaman: 1 2 3 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *